Minggu, 25 November 2012

[FF] Lately Chapter 2




Main Cast : Jeongmin, Junghwa, JB
Other : [Naeun, Eunkyo, Wonho, Minah, Suzy] [Wonho, IU, Suzy, Myungsoo, Naeun, Yooara] 

-Author Pov-
“Hai, apa kabar” ucap orang yang mengetuk pintu itu
Junghwa terbelangak, ekspresi mukanya menandakan ini sesuatu yang mustahil. Dia tak percaya kejadian ini akan terjadi bahkan belum tepikirkan sebelumnya. Namja yang mengetuk pintu itu terdiam dan melihat Junghwa terlihat aneh “waeyo Junghwa-ah?” tanyanya
Junghwa menggeleng “gwencana, silahkan masuk~” ucapnya. Namja itu duduk di ruang tamu bersama Junghwa. “bagaimana kabarmu? Sudah lama kita tidak berjumpa” Namja itu membahas topik kehadirannya disini. Junghwa tersenyum manis “baik, kau bisa lihat aku? Kelihatan bugar kan kkk~”
Namja itu tersenyum balik “apa kau masih mengingatku? Wah, rumah ini masih saja tidak berubah. Aku sangat berhutang budi kepadamu Junghwa-ah~ jika tak ada keluargamu, dulu aku tak tau harus tinggal dimana”. Junghwa kebingungan harus menjawab pertanyaan dari Namja itu, karena sangat bertubi tubi “jelaslah aku mengingatmu Wonho oppa~ haha tak usah seperti itu”
Wonho cengegesan “dimana ayah dan ibumu?” Junghwa terdiam, terdiam lama sekali disaat Wonho menanyai kedua orang tuanya “mereka meninggal 3 bulan yang lalu karena kecelakaan” jawab Junghwa dengan lirih. Wonho terdiam merenungi kata kata Junghwa “aku tau perasaanmu, cobalah bersabar. Ini ujian dari Tuhan olehmu! Lalu kau sendirian?”. Junghwa memakan cemilan di meja “aku tak sendiri, ada bibi pembantu disini~ yah walau rumah ini kecil dan tak semegah rumah rumah lainnya aku tetap senang disini”
Wonho mengacak acak rambut Junghwa dan tersenyum lagi “ah~ sekarang kau sekolah dimana?” tanyanya. Junghwa hanya menjawab singkat “di Hyundai High School, kalo oppa?”. “ah, aku? Aku sedang kuliah di Kyunghee University” lalu mereka hening kembali. Junghwa ingin sekali menanyakan kabar JB, dia penasaran dimana JB sekarang, bagaimana kabar, dan sekolah dimana dia
Saat Junghwa ingin berbicara, Wonho malah bilang “mau kirim salam ke JB?” Junghwa mengangguk mantap “berikan aku salam, dan semoga dia tak lupa denganku~” Wonho mengangguk dan berpamitan kepada Junghwa “aku pamit, pasti aku tak akan lupa salammu ke JB” Wonho keluar dari rumah Junghwa dan melambaikan tangannya. Junghwa juga melambaikan tangan ke Wonho
Melihat Wonho pergi, Junghwa langsung menutup pintu rumahnya. Dia menyetel televisi, dan hpnya berbunyi tertanda ada telfon. Ah, ternyata dari Naeun sahabat lamannya sejak SMP
“annyeong~ ada apa Naeun?”
“besok kita jalan pagi di taman kota yak”
“siap deh, jam berapa?”
“aku kesana jam 06.30, tunggu saja. Nanti aku aja Yooara unni”
Junghwa menutup telfonnya, dan dia melanjutkan menonton televisi. Tiba tiba bibi datang menyapa Junghwa “Junghwa~ kau sudah makan?” Junghwa menengok ke bibi pembantu “ah sudah, wah siapa ini bi? Lucu sekali dia” ucap Junghwa gemas mencubit pipi anak bibi pembantu. “ini anak bibi~ namannya Leo. Ayo Leo ucap annyeong ke nuna yang cantik ini” ucap bibi yang menyuruh Leo. “annyeong nuna, Leo imnida~” ucap Leo kepada Junghwa. “nae annyeong adek manis kkk~” jawab Junghwa lagi
Bibi dan Leo pergi ke kamar mereka, Junghwa masih saja menonton TV dan melihat jam “astaga sudah sore, aku harus mandi” Junghwa bangkit dan bergegas mandi. Setelah mandi, dia berpamitan dengan bibi “bibi~ Junghwa mau pergi ke alun alun kota yah~ kan malam minggu bi kkkk~” bibi hanya tersenyum “jangan pulang malam lho~”. Junghwa mengangguk dan pergi menggunakan sepeda fixnya
Junghwa mengendarai sepeda, melihat sekitar dan tiba tiba “BRUG!!!”

-Jeongmin Pov-
Aku sedang mengendarai sepeda fixku di area perumahan ini. Menuju ke rumah hyungku, karena ada janji untuk pergi ke alun alun kota. Aku melihat melihat iseng karena ga ada kerjaan. Dan karena kelalaianku, aku tak sengaja menabrak seorang yeoja “BRUG!!!” kami berdua jatuh, dan aku dengan respect menolong yeoja itu
“gwencanayo?” tanyaku dengan nada khawatir. Dia hanya merintih kesakitan, dan berusaha bangkit. Aku membantunya berdiri, dan mengangkat sepedanya. Dia terdiam dan bisu “mianhae” ucapku singkat. Dia menoleh ke arahku dan tersenyum “gwencana, aku gapapa~” ucapnya lalu dia mengendarai sepeda dan pergi jauh
Aku melajutkan menuju ke rumah hyungku, namanya Myungsoo~ dia kakak kandungku. Dia sangat sangat menyebalkan, dengan teganya aku disuruh menjemputnya jauh jauh menggunakan sepeda fix ke rumah temannya. Sangat menyebalkan, hyung macam apa dia. Selalu saja membully adik kandungnya sendiri dengan tanpa dosa
Saat aku sampai di rumah teman hyung-ku aku memarkirkan sepedaku terlebih dahulu. Aku langsung masuk ke rumah, dan benar saja aku menemui hyung-ku yang sedang asyik main PS. Aku memasang muka killer dan hyungku melihatku dan terkekeh sembari jarinya membentuk ‘V’
Myungsoo hyung lalu pamit dengan temannya, dan aku menunggunya di luar. Setelah dia keluar dari rumah temannya, dia mengambil sepeda dan menaikinya. Aku mengikuti hyungku darir belakang. Myungsoo hyung menegok ke arahku dan memberi isyarat agar aku menyepeda sejajar dengannya
Lekas aku kayuh sepedaku dan mensejajarkan posisiku dengan Myungsoo hyung “kenapa sih kau ini” tanyanya. Aku tak menjawab apa apa pertanyaannya, buat apa aku menjawab pertanyaan yang tidak penting untuk dijawab
Tak lama kami sampai di alun alun kota, sekitar jam 7-an malam kami berdua sampai disini. Yah, aku dan Myungsoo hyung karena males di rumah kami biasanya sering ke alun alun kota dan bermain sejenak disini. Aku dan hyungku masih bersepeda di alun alun kota, melihat pemandangan sekitar dan mengobrol ringan
Kami berhenti dan membeli snack atau makanan ringan dan memakannya sambil duduk santai di rumput yang berilang dan angin malam yang membuat suasana lebih menyenangkan. “hyung, aku ingin bertanya” ucapku membuka pembicaraan. “mau bilang apa?” tanyanya singkat. Aku membuka suaraku “kau kan anak yang terkenal hyung di sekolah, dan banyak di sukai yeoja juga dari grade 10,11, sampai 12. Apa kau tidak merasa risih hyung?”
Myungsoo hyung berguman “jujur saja, aku merasa risih dengan sikap mereka. Mereka selalu CAPER di hadapanku, walaupun aku cuek tetap saja mereka begitu” “dan juga dengar dengar mereka mengaku akui aku sebagai pacar mereka bukan? Tidak masuk akal” ucapnya lagi. aku hanya mengangguk “jika hyung masuk ke kelasku, semua yeoja langsung berteriak histeris” ucapku menambahkan. Myungsoo hyung selalu mendengar jika aku mengatakan sesuatu, termasuk tentang dirinya
“makanan habis, aku masih lapar” ucap Myungsoo hyung memegang perutnya yang masih keroncongan itu. segeralah kami menuju ke café terdekat selaya untuk makan dan minum. Setelah sampai di café, aku langsung memesan makanan yang telah dipesan. Dan aku duduk di tempat duduk bersama Myungsoo hyung
Tak lama menunggu, makanan pesanan datang. Saat kami ingin makan, 2 yeoja menghampiri kami “mianhae menganggu, bisakah kami duduk disini? Tak ada tempat lagi…” ucap salah satu yeoja itu
Myungsoo hyung yang sendari tadi sibuk dengan iPadnya melihat kea rah 2 yeoja itu “ah Naeun? Silahkan duduk” ucap Myungsoo hyung mempersilahkan 2 yeoja itu duduk. Dan aku melihat yeoja yang 1 lagi, dan aku seperti pernah mengenalnya. Aku lupa, dimana yah aku bertemu dengannya? Ah sudahlah lupakan yang penting isi perut dulu
Duduk kami berhadapan, aku duduk berhadapan dengan Myungsoo hyung sedangkan Naeun duduk di samping Myungsoo tetapi berhadapan dengan teman yeojanya ini. Teman yeoja ini duduk di sampingku, tapi aku masih ingin mengingat kapan aku bertemu dengan teman yeoja Naeun ini
Tapi tetap saja aku masih tak bisa mengingatnya, aku memakan makanan dengan lahap. Diantara kami berempat sibuk dengan makanan sendiri. Aku melihat ponselku ada SMS masuk. Dan itu dari yeoja yang paling aku benci di kelas, SUZY!!!!
Bunyi sms Suzy seperti ini “Jeongmin! Kenapa kau tidak memberitau no Myungsoo huh?!”. Langsung saja aku memberikan handphoneku ke Myungsoo hyung untuk dibaca, dan Myungsoo hyung tertawa melihat itu. Naeun dan teman yeojanya bingung melihat tingkah Myungsoo hyung
“kau kenapa oppa?” tanya Naeun. Myunsoo hanya menjawab “gwencana Naeun” lalu aku berbicara “kalian kenal?” tanyaku ke Naeun dan Myungsoo. Mereka berdua bertatapan lalu melihatku. Aku bingung dengan sikap mereka, Naeun angkat bicara “aku dan Myungsoo teman 1 kelas Jeongmin~” lalu aku membentuk layaknya berbicara ‘Oh’ di mulutku
“kau jadi pindah ke SOPA gak Junghwa?” tanya Naeun ke yeoja yang duduk di sampingku. Aku melihatnya terus, jadi namannya Junghwa yah~ lalu Junghwa mengangguk “tapi aku tak tau kapan aku akan pindah” ucapnya. Lalu dia melihatku “bukankah kau yang tadi menabrakku?” tanyanya. aku hanya terdiam dan mengangguk pelan, Junghwa hanya tersenyum “udah gapapa kok, aku baik~ jangan khawatir. Siapa namamu?” tanyanya lagi
“namaku Jeongmin, panggil saja aku Jeongmin oppa jika kau mau” ucapku singkat. “namaku Junghwa, salam kenal~ arraseo kkk~” ucapnya lagi. aku hanya tersenyum lalu melihat ke jendela café. Dan seketika aku melihat jam tanganku “Myungsoo hyung, udah jam segini. Pulang yuk!” ajakku ke Myungsoo hyung. Kami berdua berpamitan dengan Junghwa dan Naeun
Aku dan Myungsoo hyung menaiki sepeda dan pulang dari café menuju ke rumah untuk istirahat
-Junghwa Pov-
Jeongmin dan hyungnya pulang dari café. Aku dan Naeun masih di café karena enggan pulang terlebih dahulu, aku dan Naeun selalu pulang agak lama dari café ini. “Naeun?” ucapku kepada Naeun. “wae?” jawabnya. Aku meminum minuman yang aku pesan “besok kita jadi jalan jalan sama Ara unni?” Naeun mengangguk “yap~”
Kami berdua memutuskan pulang karena kalo pulang larut juga berbahaya. Apalagi untuk yeoja, wah gawat juga kalo keculik dan…… apakah aku harus melanjutkan katak kata ini kkk~ aku berpisah dengan Naeun dan aku mengayuh sepedaku dengan cepat
Akhirnya sampai juga di rumah, aku mengetok pintu dan masuk menuju kamarku. Setelah berganti pakaian, aku tiduran di kasur yang empuk. Aku membuka handphone dan melihat lihat foto, music, dll. Aku bangkit dari kasur dan menuju ke meja belajarku, kuhidupkan lampu meja belajar
Aku mengambil buku dari rak meja, buku yang menjadi curahan keseharian yang aku lakukan. Ya, siapa lagi kalau bukan buku diary? Aku sempatkan untuk menulisnya kkkk~ aku merasa aku berubah akhir akhir ini. Aku jug akan pindah sekolah ke SOPA. Dan aku akan 1 sekolah dengan Naeun
Akan bertemu dengan anak anak baru, ya aku harap saja anak anaknya lebih baik dari sekolahku yang ini~~ aku juga akan bertemu Yoo Ara sunbaenim yang cantik itu~ aku tak menyangka mempunyai banyak teman tapi aku juga tidak tau apa yang akan terjadi selanjutnya
Dan aku tak lupa mencatat kejadianku waktu ditabrak oleh… sebentar, oleh siapa yah? aku lupa. Sungguh aku lupa siapa namannya, J…Jeo….Jeo… oh iya! Jeongmin oppa! Akhirnya aku mengingat namanya juga kkkk~ saat dia menabrakku, aku sempat lecet lecet tapi itu taka pa karena Cuma sedikit
Walau agak sakit sih sebenarnya, tapi saat itu aku mencoba tidak mengeluarkan respon jika aku merasa kesakitan dan aku cepat cepat kabur. Aku takut membuat dia khawatir nantinya haha~ sepertinya dia anak yang baik, sebentar! Dia kan adiknya Myungsoo, berarti aku juga akan 1 sekolah dengannya yah
Malam ini? Malam minggu yang menyenangkan. Sama saja dengan malam minggu yang biasa aku jalani, tak bosan bosannya bertemu dengan sahabat sahabat dekat dan yang sudah lama tak bertemu itu sangat memuaskan. Aku menutup buku, mungkin sudah cukup tulisan tanganku di buku ini
Aku kembalikan buku ini ke rak buku, mematikan lampu belajar, dan kembali ke kasur. Aku keluarkan headset dan mendengarkan lagu dari handphone ku. Sekarang sedang mendengarkan lagu #np Sunggyu – Shine. Aku suka sekali lagu itu, lagu solo dari Sunggyu member Infinite dan itu album solo pertamanya
Dan aku pun terlelap dalam tidur yang nyenyak malam itu. sangat nyenyak dan bermimpi indah~
**
Pagi itu, sedikit demi sedikit mataku membuka dan melihat jam dinding, dan menunjukkan pukul 4.30 pagi. Aku bangun dan menuju kamar mandi, mencuci muka dan mandi. Mandi jam segini sudah biasa bagiku, karena kau tau? Mandi pagi itu lebih segar. Sesudah mandi aku segera memakai baju dan membuka jendela kamarku
Udara segar di pagi hari membuatku seperti menikmati angin selir dan ingin sekali jalan jalan sekarang. Tapi, aku belum makan dan ini juga masih terlalu pagi. Aku lekas menuju ke dapur, membuat roti. Mengambil roti dan selai lalu siap disajikan untuk diri sendiri. Dan kebetulan bibi sudah bangun dan sedang memasak
Aku langsung minta izin ke bibi untuk jalan jalan, dan waktu menunjukkan jam 5 pagi dan 30 menit lagi aku berangkat menuju taman kota dan bertemu dengan Naeun dan YooAra unni. Aku melakukan lompat tali, lari kesana kemari dengan Leo sambil membantu bibi juga di dapur. Dan tepat menunjukkan pukul 05.30 aku berangkat dari rumah menuju ke alun alun kota
Saat aku berangkat, ku pasang headset yang menempel di telingaku, mendengarkan musik sambil jalan kaki. Tiba tiba ada yang memanggilku, aku menengok ke arahnya tapi aku tak mengerti maksudnya jadi aku kembali melanjutkan jalan
Saat aku berjalan, aku diliatin orang orang sekitar. Apa penampilanku aneh? Aku rasa biasa saja layaknya ingin olahraga. Aku cuek dan aku masih focus berjalan, dan jarak rumahku dengan taman kota tak jauh. Jadi aku lebih memilih jalan kaki daripada menaiki sepeda. Aku masih berjalan, saat berjalan aku rasa sepi sekali
Aku berjalan sendirian layaknya orang yang kehilangan arah, saat aku tiba di taman kota kejadian sudah berbeda lagi. aku lihat banyak orang yang sedang olahraga, dan aku menunggu Naeun dan YooAra. Aku bingung mau apa, jadi au coba jalan jalan biasa. Mencari sosok mereka di kerubunan orang banyak
Sudah 5x aku berkeliling seperti orang gila dan selalu saja dilihat oleh semua orang. Dan aku menunggu Naeun dengan YooAra. Mereka juga tak muncul muncul, aku pasrah. dan aku menunggu mereka, aku duduk di tepi alun alun. Mendengarkan music, sembari menunggu 2 sosok manusia cantik itu datang menghampiriku
Saat aku sedang duduk, di sampingku ada 3 orang yang seperti melihatku. 2 namja dan 1 yeoja. Saat mereka lari lari, mereka ada di hadapanku dan istirahat di sampingku. Aku cuek dengan mereka karena aku tak kenal dan tak mau melihat wajah mereka. Aku tak mau tau apa yang mereka omongkan
Dan aku bingung kenapa mereka melihatku terus….

*TBC.......

Tidak ada komentar:

Posting Komentar